Posts

SITOKIN

HAI SALAM KENAL.... Hari ini saya mau bagi informasi soal komunikasi yang dilakukan oleh sistem imunitas tubuh kita.... Sebenernya sih ngerjain tulisan karena belajar buat ujian lisan  Imunology besok,  gak bisa belajar kalau gak nulis.. hehehehe

biodegradasi

Image
BIODEGRADASI  Minyak bumi merupakan sumber energi utama yang dibutuhkan penduduk dunia, sejalan dengan perkembangan penduduk clan teknologi. Sumber energi lain belum dapat menggantikan peran minyak bumi sepenuhnya sebagai sumber energi utama. Hal ini mendorong perkembangan industri pengilangan minyak bumi untuk meningkatkan kegiatan eksplorasi, transportasi dan proses pengolahan minyak bumi.

AMPHIBI

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Amphibi merupakan hewan dengan kelembaban kulit yang tinggi, tidak tertutupi oleh rambut

TOKSIKOLOGI OBAT PELANGSING

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Toksikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari efek merugikan dari bahan kimia terhadap organisme hidup. Potensi efek merugikan yang ditimbulkan oleh bahan kimia di lingkungan

KLASIFIKASI ANGIOSPERMAE SUBCLASIS APETALAE

Berikut ini saya akan memberikan beberapa klasifikasi dari subclasis apetalae.

KLASIFIKASI GYMNOSPERMAE

GYMNOSPERMAE Gymnospermae artinya tumbuhan yang mempunyai biji terbuka.

Medium Mikroorganisme Skala laboratorium

Beberapa medium yang digunakan untuk menumbuhkan mikroorganisme dalam laboratorium yaitu :

KLASIFIKASI ALAT LABORATORIUM MIKROBIOLOGI

 Di laboratorium terdapat beberapa alat yang digunakan, dalam menggunakannya kita harus dapat

KATAK

Image
Morfologi katak hijau Rana cancrivora : 

Cylostomata

Image
Cylostomata

VITAMIN

Image
BAB I

PERTUMBUHAN BAKTERI

Pertumbuhan adalah penambahan secara teratur semua komponen sela suatu jasad. Pembelahan sel adalah merupakan hasil dari pembelahan satu sel. 

TAKSONOMI

BAB I

DAUN ENCOK Plumbago zeylanica

Image
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang             Indonesia termasuk salah satu tanah air yang luas, beriklim nyaman, berpemandangan indah, permai,

KROMOSOM KELAMIN

Kromosom Kelamin Mendel menyatakan bahwa penentuan kelamin mengikuti pola pewarisan yang sama dengan sifat keturunan yang lain. Keturunan jantan dan betina diperoleh dengan nisbah 1 :1 seperti hasil uji silang monohibrida. Kromosom Kelamin pada belalang dan beberapa serangga McClung dalam tahun 1902 mendapatkan kromosom yang tidak berpasangan pada belalang jantan, tetapi tidak terdapat pada jenis betina. Kromosom tambahan ini terdapat pada separuh dari sperma yang terbentuk. Ia menghubungkannya dengan penentuan jenis kelamin.             Wilson dan Stevens pada tahun 1905 mengamati secara sitologis bahwa kromosom kelamin yang sama terdapat pada serangga jantan dan betina. Individu jantan   mempunyai   satu kromosom “X” dan yang betina mempunyai dua krommosom “X”. Individu jantan menghasilkan separuh gamet-gametnya dengan satu kromosom X. Individu betina menghasilkan sel telur semuanya mempunyai satu kromosom X...

Pengambilan sampel

Pengambilan sampel secara Acak (Random Sampling)

REAKSI UJI PROTEIN

Image

PENGARUH TEMPERATUR TERHADAP KEAKTIFAN SUATU ENZIM

Image
BAB I PENDAHULUAN 1.1   Latar Belakang             Pertumbuhan tanaman yang berasal dari biji diawali dari proses perkecambahan. Dalam pertumbuhannya memerlukan energi, dan energi tersebut berasal dari perombakan bahan-bahan organik seperti karbohidrat lemak dan protein . Enzim yang digunakan untuk merombak protein adalah enzim protease, perombakan lemak adalah enzim lipase dan pati memerlukan enzim amilase. Enzim-enzim tersebut secara bersamaan dihasilkan tumbuhan selama proses perkecambahan (Bahri dkk., 2012).

KESEGARAN SUSU

Image
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang             Susu merupakan bahan pangan yang tersusun oleh zat-zat makanan dengan proporsi seimbang, bernilai gizi tinggi, mudah dicerna dan mengandung semua unsur makanan yang dibutuhkan manusia. Dengan kandungan nutrisinya yang lengkap, susu merupakan media yang baik bagi pertumbuhan mikroorganisme, oleh karena itu susu mudah mengalami kerusakan. Untuk mencegah kerusakan susu oleh mikroba, dilakukan

REAKSI – REAKSI SPESIFIK ASAM AMINO DAN PROTEIN