Posts

Showing posts with the label ZOOLOGI

Kelas Flagellata atau Mastigophora

Flagrum = masti = bulu cambuk Bentuk tubuh lebih tetap tanpa rangka luar, tubuhnya dilindungi oleh suatu selaput yang fleksibell yang disebut pellicle, di sebelah luarnya terdapat selaput plasma. Alat gerak berupa bulu cambuk. Hidup di air tawar, di laut atau parasit pada organisme lain atau manusia. Pembiakan secara vegetatif atau membelah diri. Bentuknya dapat dilihat pada Euglena. Tubuhnya tumpul bagian depan dan runcing pada bagian belakang. Di dalam protoplasma terdapat nukleus, chloroplast dengan pyrenoid dan di bagian depan terdapat bintik mata berfungsi untuk mengarahkan organisme ke bagian cahaya.      Contoh flagellata  - Euglena viridis -Astasia sp  -Volvox globator -Trypanasoma

PEMBENTUKAN ORGAN TUBUH (ORGANOGENESIS)

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Dalam perkembangan hewan, organogenesis (organo-genesis berasal dari kata Yunani όργανον yaitu dengan mana yang bekerja", dan γένεσις "asal, penciptaan, generasi") adalah proses dimana ektoderm, endoderm, dan mesoderm berkembang menjadi organ-organ internal organisme. Organ-organ internal memulai pembangunan pada manusia dalam 3 sampai minggu ke-8 di dalam rahim. Lapisan dalam organogenesis dibedakan menjadi tiga proses: lipatan, perpecahan, dan kondensasi. Mengembangkan selama tahap awal pada hewan chordata adalah tabung saraf dan notochord. Semua hewan vertebrata memiliki proses pembentukan gastrula dengan cara yang sama. Vertebrata mengembangkan pial neural yang membedakan ke dalam banyak struktur, termasuk beberapa tulang, otot, dan komponen dari sistem saraf perifer (Cahyadi, 2012).  Proses organogenesis merupakan suatu proses pembentukan macam-macam organ yang berasal dari tiga lapisan germ layer yang telah terbentuk ...

SUPLAI SARAF KE JANTUNG

Jantung dipersarafi oleh sistem saraf otonom. Nervus vagus (saraf kranial ke-10) memperlambat frekuensi jantung dan menyebabkan penurunan kekuatan kontraksi melalui hantaran impuls ke nodus sinuatrial. Saraf simpatis mempercepat frekuensi jantung dan memperkuat kontraksi. Persarafan ganda terhadap jantung ini dikoordinasi oleh pusat jantung di medula oblongata otak. Frekuensi denyut jantung juga dikendalikan secara refleks oleh dua kelompok reseptor. Reseptor tekanan (atau baroreseptor) adalah reseptor yang sensitif terhadap perubahan tekanan darah. Reseptor ini ditemukan pada arteri karotis dan pada lengkung aorta. Apabila tekanan darah meningkat, maka akan terjadi penurunan rangsang simpatis dan peningkatan rangsang para simpatis, sehingga frekuensi jantung melambat dan tekanan darah menurun. Ini adalah salah satu contoh mekanisme homeostatik yang bekerja melalui umpan balik negatif.  Kemoreseptor adalah reseptor yang sensitif terhadap jumlah oksigen dan karbondioksida di...

SISTEM PENCERNAAN INVERTEBRATA

BAB I  PENDAHULUAN Pencernaan adalah proses pemecahan menjadi molekul yang lebih sederhana dan siap untuk diserap oleh tubuh. Cara memperoleh makanan hewan berdasarkan kemampuannya dibagi menjadi 2, yaitu:  1. Hewan heterotrof, kemampuannya untuk mensintesis senyawa organik sangat terbatas dan berusaha memenuhi semua kebutuhannya dari tumbuhan dan hewan lain.  2. Hewan mesotrof merupakan hewan yang dapat mensintesis sendiri berbagai senyawa organik esensial, namun masih memerlukan faktor pertumbuhan yang tidak dapat disintesis sendiri sehingga tetapmemerlukan senyawa organik dari sumber lain.  Proses pencernaan makanan sangat penting sebelum makanan diabsorbsi atau diserap oleh dinding saluran pencernaan. Zat-zat makanan tidak dapat diserap dalam bentuk alami dan tidak berguna sebagai zat nutrisi sebelum proses pencernaan awal. Zat makanan akan dipersiapkan untuk diabsorbsi melalui proses-proses tertentu dengan bantuan enzim-enzim tertentu dalam...

SISTEM EKSKRESI VERTEBRATA

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Ekskresi merupakan proses pengeluaran zat sisa metabolisme tubuh, seperti CO2, H2O, NH3, zat warna empedu dan asam urat, selain itu ekskresi juga dapat diartikan sebagai proses pembuangan sisa metabolisme dan benda tidak berguna lainnya. Ekskresi merupakan proses yang ada pada semua bentuk kehidupan.  Pada organisme bersel satu, produk buangan dikeluarkan secara langsung melalui permukaan sel. Sisa metabolisme yang mengandung nitrogen ialah amonia (NH3), urea dan asam urat. Bahan tersebut berasal dari hasil perombakan protein, purin, dan pirimidin. Amonia dihasilkan dari proses deaminiasi asam amino. Amonia merupakan bahan yan sangat racun dan merusak sel. Hewan- hewan yang mengekskresikan amonia disebut amonotelik. Bagi hewan yang hidup di darat amonia menjadi masalah untuk kelangsungan hidupnya jika di timbun dalam tubuhnya. Karena itu pada hewan yang hidup di darat amonia segera di rubah di dalam hati menjadi persenyawaan yang kur...

OTOT JANTUNG

  OTOT JANTUNG -           Secara anatomi mirip dengan otot rangka (otot lurik) -           Secara fisiologi bekerja seperti halnya otot polos -           Otot jantung kaya akan mitokondria → sejumlah 25-35 % sel jantung (dibandingkan hanya 2 % untuk otot rangka) -           Konsekuensi → resisten terhadap kelelahan -           Dalam fungsinya keterlibatan ion Ca 2+ 2.     JANTUNG SEBAGAI POMPA Jantung terdiri dari empat ruang yang berfungsi sebagai pompa system sirkulasi darah. Yang paling berperan adalah bilik (ventrikel), sedangkan serambi (atrium) sebenarnya berfungsi sebagai ruang penyimpanan selama ventrikel memompa. Ventrikel berkontraksi, ventrikel kanan memasok darah ke paru-paru, dan ventrikel kiri mendorong darah ke ...

SIRKULASI JANTUNG

            Lingkaran sirkulasi jantung dapat dibagi menjadi dua bagian besar yaitu sirkulasi pulmonal dan sirkulasi sistemik. Namun demikian terdapat juga sirkulasi koroner yang juga berperan sangat penting bagi sirkulasi jantung. Ø Sisrkulasi Pulmonal 1.       Hanya mengalirkan darah ke paru. 2.       Hanya berfungsi untuk paru. 3.       Mempunyai tekanan permulaan yang rendah. 4.       Hanya sedikit mengalami tahanan. 5.       Kolom hidrostatiknya pendek. Sirkulasi pulmonal disebut juga peredaran darah kecil. Jantung → arteri pulmonalis → paru-paru → vena pulmonalis jantung. Ø Sirkulasi Sistemik 1.       Mengalirkan darah ke berbagai organ tubuh. 2.       Memenuhi kebutuhan organ yang berbeda. 3.     ...